Selasa, 08 Januari 2013
Web Site Berbasis CMS
Seperti telah disebutkan di atas bahwa salah satu fungsi aplikasi berbasis CMS adalah untuk membangun website. Staf perpustakaan dapat membangun dan mengelola website perpustakaan dengan mudah. Dengan konsep kerja aplikasi berbasis CMS untuk membangun sebuah website staf perpustakaan cukup melakukan instalasi aplikasi seperti intalasi aplikasi berbasis web dan untuk mengelola isi atau meteri dari website tersebut staf perpustakaan dapat menggunakan interface yang disediakan tanpa harus melakukan editing terhadap skrip website.
Banyak perpustakaan di Tanah Air yang telah menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun websitenya. Mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan umum sampai dengan perpustakaan perguruan tinggi menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun website perpustakaan. Perpustakaan yang menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun web antara lain Perpustakaan Universitas Indonesia, Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Universitas Pendidikan Indonesia dan masih banyak lagi perpustakaan yang menggunakan CMS untuk membangun website perpustakaannya.
Motivasi berbagai perpustakaan tersebut menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun website perpustakaan beragam. Motivasi yang melatarbelakangi perpustakaan membuat website dengan aplikasi berbasis CMS antara lain karena proses pembuatan website mudah, manajemen isi mudah dilakukan tanpa harus menguasai bahasa pemrograman web serta tidak harus lagi bergantung pada praktisi teknologi informasi untuk membangun website.
Aplikasi berbasis CMS yang digunakan untuk membangun website perpustakaan beragam jenisnya dan jumlahnya sangat banyak. Perpustakaan di Indonesia sendiri berbeda-beda dalam memilih aplikasi berbasis CMS yang digunakan untuk membangun website perpustakaan. Berbagai aplikasi berbasis CMS yang dapat digunakan untuk membangun website perpustakaan antara lain.
Joomla
Joomla saat ini adalah salah satu CMS yang paling banyak digunakan. CMS ini menjadi CMS yang paling banyak digunakan karena stabil, memiliki modul atau fasilitas yang lengkap dan memiliki prospek pengembangan yang bagus karena didukung oleh banyak komunitas termasuk komunitas pengguna.
Untuk mengunduh aplikasi CMS ini dapat diunduh di www.joomla.org. Selain paket instalasi dalam website ini juga tersedia modul-modul atau template yang dapat mempercantik tampilan website serta meningkatkan kualitas website.
Secara khusus joomla menawarkan kemudahan bagi pengelola perpustakaan dalam pengelolaan website serta dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan kepada pengguna. Joomla menyediakan berbagai modul yang khusus untuk perpustakaan. Modul-modul khusus tersebut antara lain kompone katalog online yang memungkinkan tergabung dengan sistem otomasi perpustakaan berbasis OpenBiblio[7] serta komponen yang memungkinkan perpustakaan mempublikasikan e-book atau koleksi digital lainnya yang dimiliki perpustakaan[8]. Dengan modul Joomlib ini website perpustakaan tidak hanya mempublikasikan koleksi e-book atau koleksi digital yang di perpustakaan, tetapi juga memungkinkan pengguna perpustakaan mengunduh koleksi e-book tersebut secara langsung melalui website perpustakaan.
Di Indonesia perpustakaan yang menggunakan aplikasi ini untuk membangun website lembaganya adalah Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia, Jaringan Perpustakaan Lingkungan Hidup dan banyak perpustakaan di lingkungan Universitas Gadjah Madadi Indonesia .
Mamboo
Mamboo memiliki kesamaan dengan Joomla. Modul serta fasilitas yang disediakannya sama dengan modul atau fasilitas-fasilitas yang disediakan Joomla. Pengguna CMS mengenal Mamboo sebagai cikal bakal dari lahirnya Joomla.
Drupal
Jenis aplikasi CMS lainnya yang sering digunakan adalah Drupal. Motivasi pengguna untuk menggunakana aplikasi ini karena perangkat lunak ini fleksibel. Dengan pilihan modul, kostumisasi dan pilihan templete (thema) yang tepat website yang indah dan dengan fungsi yang kompleks dapat dibuat dengan mudah.
Untuk mengunduh CMS ini dapat diperoleh melalui website resminya di www.drupal.org. Di dalam website resmi cms ini juga modul-modul, template (thema) dan berita terbaru seputar CMS drupal.
Perpustakaan di Indonesia yang menggunakan aplikasi CMS ini untuk membangun website perpustakaa adalah Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (http://www.library.ums.ac.id/),
PHP Fusion.
Aplikasi CMS lainnya adalah PHP fusion. Aplikasi CMS didesain secara sederhana sehingga dengan tujuan agar pengguna mudah digunakan dan dioperasikan. Salah satu perpustakaan universitas terbesar di Indonesia yaitu Perpustakaan Universitas Indonesai menggunakan PHP fusion untuk membangun website perpustakaan (http://www.lib.ui.ac.id/news.php).
Gambar 3. Halaman depan website yang dibangun dengan PHPFusion
AuraCMS
AuraCMS adalah salah satu dari banyak aplikasi berbasis CMS yang dapat digunakan untuk membangun website. Berbeda dengan aplikasi berbasis CMS sebelumnya, aplikasi ini dibuat oleh sumber daya manusia lokal atau CMS ini adalah hasil karya putra-putri bangsa.
Seperti kebanyakan perangkat aplikasi berbasis CMS yang ada, aplikasi ini juga dibangun dengan menggunakan PHP dan database MySQL. Aplikasi ini berlisensi GPL (General Public Licence) yang berarti bebas diperoleh dan digunakan untuk membangun website. CMS ini didesain sederhana dengan harapan akan memudahkan pengguna dalam membangun website oleh pemula sekalipun.
Semua website yang dibangun dengan menggunakan berbagai aplikasi berbasis CMS yang telah disebukan di atas adalah jenis web dinamis. Web dinamis merupakan web yang materinya dapat dengan mudah diperbaharui dan senantiasi terjaga kemuktahirannya.
Web Site Berbasis CMS
Seperti telah disebutkan di atas bahwa salah satu fungsi aplikasi berbasis CMS adalah untuk membangun website. Staf perpustakaan dapat membangun dan mengelola website perpustakaan dengan mudah. Dengan konsep kerja aplikasi berbasis CMS untuk membangun sebuah website staf perpustakaan cukup melakukan instalasi aplikasi seperti intalasi aplikasi berbasis web dan untuk mengelola isi atau meteri dari website tersebut staf perpustakaan dapat menggunakan interface yang disediakan tanpa harus melakukan editing terhadap skrip website.
Banyak perpustakaan di Tanah Air yang telah menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun websitenya. Mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan umum sampai dengan perpustakaan perguruan tinggi menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun website perpustakaan. Perpustakaan yang menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun web antara lain Perpustakaan Universitas Indonesia, Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Universitas Pendidikan Indonesia dan masih banyak lagi perpustakaan yang menggunakan CMS untuk membangun website perpustakaannya.
Motivasi berbagai perpustakaan tersebut menggunakan aplikasi berbasis CMS untuk membangun website perpustakaan beragam. Motivasi yang melatarbelakangi perpustakaan membuat website dengan aplikasi berbasis CMS antara lain karena proses pembuatan website mudah, manajemen isi mudah dilakukan tanpa harus menguasai bahasa pemrograman web serta tidak harus lagi bergantung pada praktisi teknologi informasi untuk membangun website.
Aplikasi berbasis CMS yang digunakan untuk membangun website perpustakaan beragam jenisnya dan jumlahnya sangat banyak. Perpustakaan di Indonesia sendiri berbeda-beda dalam memilih aplikasi berbasis CMS yang digunakan untuk membangun website perpustakaan. Berbagai aplikasi berbasis CMS yang dapat digunakan untuk membangun website perpustakaan antara lain.
Joomla
Joomla saat ini adalah salah satu CMS yang paling banyak digunakan. CMS ini menjadi CMS yang paling banyak digunakan karena stabil, memiliki modul atau fasilitas yang lengkap dan memiliki prospek pengembangan yang bagus karena didukung oleh banyak komunitas termasuk komunitas pengguna.
Untuk mengunduh aplikasi CMS ini dapat diunduh di www.joomla.org. Selain paket instalasi dalam website ini juga tersedia modul-modul atau template yang dapat mempercantik tampilan website serta meningkatkan kualitas website.
Secara khusus joomla menawarkan kemudahan bagi pengelola perpustakaan dalam pengelolaan website serta dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan kepada pengguna. Joomla menyediakan berbagai modul yang khusus untuk perpustakaan. Modul-modul khusus tersebut antara lain kompone katalog online yang memungkinkan tergabung dengan sistem otomasi perpustakaan berbasis OpenBiblio[7] serta komponen yang memungkinkan perpustakaan mempublikasikan e-book atau koleksi digital lainnya yang dimiliki perpustakaan[8]. Dengan modul Joomlib ini website perpustakaan tidak hanya mempublikasikan koleksi e-book atau koleksi digital yang di perpustakaan, tetapi juga memungkinkan pengguna perpustakaan mengunduh koleksi e-book tersebut secara langsung melalui website perpustakaan.
Di Indonesia perpustakaan yang menggunakan aplikasi ini untuk membangun website lembaganya adalah Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia, Jaringan Perpustakaan Lingkungan Hidup dan banyak perpustakaan di lingkungan Universitas Gadjah Madadi Indonesia .
Mamboo
Mamboo memiliki kesamaan dengan Joomla. Modul serta fasilitas yang disediakannya sama dengan modul atau fasilitas-fasilitas yang disediakan Joomla. Pengguna CMS mengenal Mamboo sebagai cikal bakal dari lahirnya Joomla.
Drupal
Jenis aplikasi CMS lainnya yang sering digunakan adalah Drupal. Motivasi pengguna untuk menggunakana aplikasi ini karena perangkat lunak ini fleksibel. Dengan pilihan modul, kostumisasi dan pilihan templete (thema) yang tepat website yang indah dan dengan fungsi yang kompleks dapat dibuat dengan mudah.
Untuk mengunduh CMS ini dapat diperoleh melalui website resminya di www.drupal.org. Di dalam website resmi cms ini juga modul-modul, template (thema) dan berita terbaru seputar CMS drupal.
Perpustakaan di Indonesia yang menggunakan aplikasi CMS ini untuk membangun website perpustakaa adalah Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (http://www.library.ums.ac.id/),
PHP Fusion.
Aplikasi CMS lainnya adalah PHP fusion. Aplikasi CMS didesain secara sederhana sehingga dengan tujuan agar pengguna mudah digunakan dan dioperasikan. Salah satu perpustakaan universitas terbesar di Indonesia yaitu Perpustakaan Universitas Indonesai menggunakan PHP fusion untuk membangun website perpustakaan (http://www.lib.ui.ac.id/news.php).
Gambar 3. Halaman depan website yang dibangun dengan PHPFusion
AuraCMS
AuraCMS adalah salah satu dari banyak aplikasi berbasis CMS yang dapat digunakan untuk membangun website. Berbeda dengan aplikasi berbasis CMS sebelumnya, aplikasi ini dibuat oleh sumber daya manusia lokal atau CMS ini adalah hasil karya putra-putri bangsa.
Seperti kebanyakan perangkat aplikasi berbasis CMS yang ada, aplikasi ini juga dibangun dengan menggunakan PHP dan database MySQL. Aplikasi ini berlisensi GPL (General Public Licence) yang berarti bebas diperoleh dan digunakan untuk membangun website. CMS ini didesain sederhana dengan harapan akan memudahkan pengguna dalam membangun website oleh pemula sekalipun.
Semua website yang dibangun dengan menggunakan berbagai aplikasi berbasis CMS yang telah disebukan di atas adalah jenis web dinamis. Web dinamis merupakan web yang materinya dapat dengan mudah diperbaharui dan senantiasi terjaga kemuktahirannya.
WEBSITE BERBASIS CMS
Pengertian CMS , CMS adalah Content Management System, yaitu sebuah software yang dipergunakan untuk membangun sebuah website. Mulai dari design, pengolahan data dan juga pengintegrasian dengan hosting. Di dalam jasa pembuatan website ini kami melayani pembuatan website yang berbasis CMS yang berupa joomla , drupal , wordpress , aura cms dll. CMS sendiri memiliki kelebihan penggunaan database, atau update content yang lebih mudah daripada website yang berbasis coding script (html). Anda bisa mengoperasikan websiter seperti penggunaan facebook, menulis artikel (posting), menambah menu dll.
Karena website yang berbasis coding script (html) biasanya bersifat statis atau jarang update. Seiring perkembangan waktu CMS mulai banyak digemari oleh para pengguna internet karena support pengembangannya oleh banyak organisasi sehingga menghasilalkan exstension-exstension yang sangat banyak dan mendukung perkembangan system CMS tersebut, karena bisanya CMS adalah Open Source. Oleh karena itu, bagi anda yang masih awam dalam dunia website, kami sarankan untuk memillih produk website yang dibangun dengan CMS dikarenakan agar tidak mengalami kesulitan dalam update konten kedepannya.
Selasa, 13 November 2012
Langkah - Langkah Membuat Menu Website & Menu Drop Down
Tugas Web Design
- Buka Software Macromedia Dreamweaver Mx 2004
- Pilih Menu site - > Manager site
- Pilih New -> Site
- Pada kotak dialog pilih ADVANCED dan pilih LOKAL INFO, dilokal info isi nama dengan nama folder yang anda telah buat dilokal disk ->App ->www ->Kemudian dilokal
- Kemudian di local root folder masukkan nama situs anda pada site name
- Pilih lokasi tempat anda meletakan file – file situs anda pada kotak login root folder
- Kemudian isi Http Address
- Setelah itu pilih Kategori Remote info
- Pada access server pilih “local/network”
- Di Remote Folder Pada kotak dialog pilih ADVANCED dan pilih LOKAL INFO, dilokal info isi nama dengan nama folder yang anda telah buat dilokal disk ->App ->www ->Kemudian dilokal
- Kemudian tandai checkbox refresh
- Kemudian itu pilih kategory Testing Server lalu pada Server Model pilih PHP/MySQL, setelah itu ke access pilih Local/Network, kemudian ke URL Prefix tambahkan nama folder yang anda buat kemudian OK
- Pilih menu file -> New
- Pada kotak dialog pilih General pilih kategori “Dynamic Page”
- Pada Dynamic pilih “PHP” kemudian create
- Kemudian buat table
- Pilih menu Insert -> Table
- Masukkan nilai yang anda inginkan di dalam kotak dialog Rows & Columns
- Lalu OK
17. Jika table telah anda buat, masukkan banner yang anda inginkan pada baris pertama. Sebelum anda memasukkan banner alangkah baiknya jika anda memerge cells semua kolom pada baris pertama, dengan cara :Blok semua kolom pada baris pertama, lalu klik kanan -> Table -> Merge Cells, atau bisa juga dengan menekan tombol ctrl + Alt + M secara bersamaan.
18. Jika semua kolom pada baris pertama sudah termerge cells, maka kita dapat memasukkan/menyisipkan banner yang telah kita siapkan, cara memasukkan/menyisipkan bannernya sebagai berikut :
- Pilih menu Insert -> Image
- Pilih gambar yang sudah anda siapkan sebagai banner
- Lalu OK
19. Kemudian dibaris kedua pada kolom pertama, tuliskan halaman yang anda inginkan contoh: Beranda
20. Jika sudah blok tulisan yang telah anda buat tadi.
21. Lalu beri tanda “ # ” pada menu Properties Link
22. Blok Beranda, lalu pilih menu Window -> Tab Inspector pada kotak dialog pilih Behaviors kemudian pilih Add Behaviors ( + )
23. Pilih Show Pop-Up Menu, maka akan muncul window baru
24. Pilih menu Contens -> Text
25. Masukkan menu yang anda inginkan, contoh: Arsip
26. Lalu OK
27. Jika semua telah selesai, simpan pada folder yang telah anda buat dengan nama file coba.php “coba dapat anda ganti dengan keinginan anda”
28. Jalankan browser, lalu ketikan pada address bar seperti yang ada dibawah ini :
- localhost/skinfa/coba.php
Keterangan:
· localhost : nama dari program Xampp/AppServ
· skinfa : nama folder yang telah anda buat
· coba.php : nama file yang telah anda buat tadi
29. Lakukan hal yang sama jika anda ingin menambahkan halaman – halaman lainnya seperti : Program, Jurusan, atau yang lainnya.
1. Insert Bar
Adalah kumpulan beberapa menu yang digunakan untuk memasukkan obyek atau fungsi yang lain. Misalnya: Image, Table dll
Menu Drop Down yang terdiri dari: Common, Layout, Forms, Text, HTML, Application dan Flash Elements.
2. Document Toolbar
Ini digunakan untuk penempatan file-file yang dibuka dan menampilkan namanya.
Ada tiga buah tampilan disini:
• Code: Untuk mengedit listing dari program.
• Split: Menampilkan Tab dari Code View dan Design View secara bareng.
• Design: Untuk menempatkan obyek ke dalam jendela dokumen.
3. Document Window
Tempat untuk menampilkan Obyek dan Code Program dari Tab Code, Split dan Design.
4. Panel Group
Untuk mengatur halaman web yang telah dibuat.
5. Property Inspector
Untuk mengubah Property dari sebuah Obyek.
Memulai Membuat Site Dreamweaver 8.
1. Klik kanan pada Windows Start kemudian klik Explore.
2. Buat folder baru, misalnya dengan nama folder 1. Simpan pada drive C.
Pembuatan folder ini perlu anda lakukan terlebih dahulu untuk memudahkan penyimpanan.
3. Kemudian tutup kembali Explore.
4. Buka program Dreamweaver yang telah anda install.
5. Pada gambar Dreamweaver 8 lihat pada Create New, kemudian klik di Dreamweaver Site.
Kemudian jendela Site Definition akan nampak.
6. Terdapat sebuah pertanyaan “What would you like to name your site”.
Masukkan nama site anda, misalkan “Siteku”. Klik Next.
7. Kemudian ada pertanyaan”do you want to work with Server Technology such as ColdFusion, ASP, nET, ASP, JSP, or PHP?”. Pilih jawaban pada “No Idont want to use a server technology”. Klik Next.
8. Pertanyaan “How do you want to work with files during development ?”. Pilih “Edit local copies on my machine, then upload to server when ready (recommended).
9. Pertanyaan pada jendela selanjutnya”where on your computer do you want to store files”. Isi dengan nama folder yang telah anda buat sebelumnya. Klik Next.
10. Pertanyaan selanjutnya pilih “None”. Klik Next.
11. Terakhir klik Done.
Adalah kumpulan beberapa menu yang digunakan untuk memasukkan obyek atau fungsi yang lain. Misalnya: Image, Table dll
Menu Drop Down yang terdiri dari: Common, Layout, Forms, Text, HTML, Application dan Flash Elements.
2. Document Toolbar
Ini digunakan untuk penempatan file-file yang dibuka dan menampilkan namanya.
Ada tiga buah tampilan disini:
• Code: Untuk mengedit listing dari program.
• Split: Menampilkan Tab dari Code View dan Design View secara bareng.
• Design: Untuk menempatkan obyek ke dalam jendela dokumen.
3. Document Window
Tempat untuk menampilkan Obyek dan Code Program dari Tab Code, Split dan Design.
4. Panel Group
Untuk mengatur halaman web yang telah dibuat.
5. Property Inspector
Untuk mengubah Property dari sebuah Obyek.
Memulai Membuat Site Dreamweaver 8.
1. Klik kanan pada Windows Start kemudian klik Explore.
2. Buat folder baru, misalnya dengan nama folder 1. Simpan pada drive C.
Pembuatan folder ini perlu anda lakukan terlebih dahulu untuk memudahkan penyimpanan.
3. Kemudian tutup kembali Explore.
4. Buka program Dreamweaver yang telah anda install.
5. Pada gambar Dreamweaver 8 lihat pada Create New, kemudian klik di Dreamweaver Site.
Kemudian jendela Site Definition akan nampak.
6. Terdapat sebuah pertanyaan “What would you like to name your site”.
Masukkan nama site anda, misalkan “Siteku”. Klik Next.
7. Kemudian ada pertanyaan”do you want to work with Server Technology such as ColdFusion, ASP, nET, ASP, JSP, or PHP?”. Pilih jawaban pada “No Idont want to use a server technology”. Klik Next.
8. Pertanyaan “How do you want to work with files during development ?”. Pilih “Edit local copies on my machine, then upload to server when ready (recommended).
9. Pertanyaan pada jendela selanjutnya”where on your computer do you want to store files”. Isi dengan nama folder yang telah anda buat sebelumnya. Klik Next.
10. Pertanyaan selanjutnya pilih “None”. Klik Next.
11. Terakhir klik Done.
Selasa, 02 Oktober 2012
HTC One X+
-
Size: 134.36 x 69.9 x 8.9mm
-
Weight: 135 grams with battery
-
Display: 4.7 inch super LCD 2 touch screen with Gorilla® Glass 2
-
Resolution: HD 720p
CPU Speed
NVIDIA® Tegra® 3 1.7 GHz, Quad core
Platform
Android™ with HTC Sense™
SIM card type
microSIM
Memory1
Total storage : 64GB, available capacity varies1
RAM:1 GB
RAM:1 GB
Size (LXWXT)
134.36 x 69.9 x 8.9mm
Display
4.7 inch super LCD 2 touch screen with HD 720p resolution
Network2
HSPA/WCDMA:
- 850/900/1900//2100 MHz
GSM/GPRS/EDGE:
- 850/900/1800/1900 MHz
GPS
Internal GPS antenna with GLONASS
Sensors
- Gyro sensor
- G-Sensor
- Digital compass
- Proximity sensor
- Ambient light sensor
Connectivity
- 3.5 mm stereo audio jack
- NFC capable3
- Compliant with Bluetooth 4.0
- Bluetooth with aptX™ enabled
- Wi-Fi®: IEEE 802.11 a/b/g/n
- DLNA® for wirelessly streaming media from the phone to a compatible TV or computer
- micro-USB 2.0 (5-pin) port with mobile high-definition video link (MHL) for USB or HDMI connection (Special cable required for HDMI connection.)
Sound enhancement
Studio-quality sound with Beats Audio™ built in
Camera with HTC ImageSense™
- 8 megapixel camera with auto focus, LED flash, and BSI sensor (for better low-light captures)
- F2.0 aperture and 28mm lens
- 1080p HD video recording
- 1.6 megapixel front camera (720p for video recording)
- Dedicated HTC ImageChip
- VideoPic: Capture a 6 megapixel photo while shooting HD video at the same time
- Continuous shooting: One-press continuous shooting captures up to 99 shots
- Smart Flash: Five levels of flash automatically set by distance to subject
- Smart Scene: Automatically detects the environment and sets you up to capture the best shot
- Sightseeing mode: Ensures that your camera is always ready for your next great shot
- Video stabilization: Removes shakiness for smooth, professional videos
- Slow motion video capture and playback
Multimedia
Audio supported formats:
- Playback: .aac, .amr, .ogg, .m4a, .mid, .mp3, .wav, .wma (Windows Media Audio 9)
- Recording: .amr
Video supported formats:
- Playback: .3gp, .3g2, .mp4, .wmv (Windows Media Video 9), .avi (MP4 ASP and MP3)
- Recording: .mp4
Battery4
Embedded & rechargeable Li-ion Polymer battery
Capacity :2100 mAh
Capacity :2100 mAh
AC adapter
Voltage range/frequency: 100 ~ 240 V AC, 50/60 Hz
DC output: 5 V and 1 A
DC output: 5 V and 1 A
- Available storage is less due to phone software.
- Network bands in regions other than Europe and Asia Pacific may be different, depending on the mobile operator and your location. Upload and download speeds also depend on the mobile operator.
- NFC availability depends on the mobile operator and your location. Please check with your mobile operator.
- Battery times (talk time, standby time, and more) are subject to network and phone usage.
- A Standby time specification ("specification") is an industry standard that is only intended to allow comparison of different mobile devices under the same circumstances. Power consumption in a standby state is strongly dependent on factors including but not limited to network, settings, location, movement, signal strength and cell traffic . Comparisons of different mobile devices using such a specification can therefore only be done in a controlled laboratory environment . When using any mobile device in real life circumstances for which the mobile device is intended, the standby time could be considerably lower and will be strongly dependent on the factors as mentioned above.
Jenis jenis Optical Drive
Optical Drive
merupakan perangkat keras penyimpan data dengan menggunakan media
penyimpanan berupa keping CD?DVD dan dilakukan dengan teknologi optik.teknologi
optik yang digunakan media ini adalah penggunaan laser untuk menulis
dan mengambil data. Jenis jenis Optical drive adalah:- CD-ROM
CD-ROM singkatan dari compact Disc-Read Only Memory adalah suatu alat yang digunakan hanya sekedar membaca Compact Disk (Keping CD) - CD-RW
CD_RW disebut juga CD-writer yaitu suatu alat yang selain mampu untuk membaca isi kepingan CD, juga mampu menulisnya.CD_RW memiliki kecepatan yang bervariasi dan yang tercepat saat ini adalah 52x48x36 hal ini dapat diterjemahkan sebagai kecepatan baca(read) 52 kali,kecepatan menulis(Write) 48 kali, dan Kecepatan untuk Rewrite sebesar 36kali - DVD-ROM
Seperti CD_ROM, DVD_ROM juga berfungsi untuk membaca saja tetapi dalam hal ini selain bisa membaca DVD juga bisa membaca CD yang bisa dibaca CD-ROM - DVD Combo
Dvd combo memiliki kemampuan yang istimewa selain mampu membaca sebuah keping CD dan DVD juga mampu menulis keping CD akan tetapi untuk menulis di keping DVD tidak bisa - DVD-RW
Alat yang satu ini baru komplit lagi selain bisa membaca format CD dan DVD alat ini juga bisa untuk menyimpan data CD dan DVD - CD/DVD Duplikator
Duplikator adalah teknologi baru yang memberikan solusi murah untuk menggandakan sejumlah dvd dan cd bagi user. ini merupakan sistem yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan komputer atau software apapun untuk mengoperasikannya. Duplikator terdiri atas tiga komponen, yaitu Source Drive,Target Drive dan Duplication Controller Card,Source Drive tempat memasukkan cd master original,Target drive adalah tempat memasukkan media kosong hendak ditulisnya,Controller Card seperti ha
Langganan:
Postingan (Atom)